PEMBESARAN SKROTUM
Varicocele: diatas testis sepanjang funikulus spermatikus, translum -, bag of worm. Infertil
Hidrocele: mengelilingi testis diatas tunika vaginalis, translum +, fluktuatif
Spermatocele: diatas/dibelakang testis, translum +, kistik halus
Kista epididimis: diatas epididimis (kepala), mirip spermatocele tp tanpa sperma didalamnya, translum + , Dilatasi duktus epididimis berisi cairan jernih (tanpa sperma)
TAKIKARDI QRS LEBAR
VT Monomorfik:
1. Amiodarone 150mg dlm 10 menit
2. Adenosine 6mg
SAHAM
Hemodinamik Stabil/- (just one of this)
- Syok : akral dingin
- Angina : nyeri dada
- Hipotensi : TDS < 90 mmhg
- Acute lung edema : ronkhi (+)
- Mental alteration : penurunan kesadaran
LANGSUNG KARDIOVERSI
ADENOSINE 6MG
Hanya efektif untuk SVT
AMIODARONE
150mg 10 menit : VT Monomorfik
300mg stlh 3x defib: Cardiac arrest
Tx VES
Pemasangan holter monitor = memantau frekuensi dan morfologi VES dalam 24 jam
• Beta-blockers
• VADIL: verapamil, diltiazem
FIBRINOLISIS
STREPTOKINASE IV
Indikasi
• Onset < 3 jam (efektifitas fibrinolisis lebih optimal)
• Terapi invasif bukan pilihan (tidak ada akses ke fasilitas PCI / akses vaskular sulit / first medical contact ke fasilitas PCI > 120 menit)
• Target door to needle < 30 menit
• Tidak terdapat kontraindikasi fibrinolisis
PCI INVASIF pada STEMI
• Onset < 12 jam
• Onset > 12 jam dengan on going ischemic
• Tersedia ahli PCI dengan first medical contact ke fasilitas PCI < 120 menit
• Kontraindikasi fibrinolisis, (perdarahan dan perdarahan intraserebral)
• STEMI risiko tinggi (CHF, Killip 3)
• Diagnosis STEMI diragukan
KI ABSOLUT FIBRINOLISIS
• Perdarahan intrakranial kapanpun
• Stroke iskemik kurang dari 3 bulan dan
lebih dari 3 jam
• Tumor intrakranial
• Adanya kelainan struktur vaskular serebral
• Kecurigaan diseksi aorta
• Perdarahan internal aktif atau gangguan
sistem pembekuan darah
• Cedera kepala tertutup atau cedera
wajah dalam 3 bulan terakhir
KI ABSOLUT FIBRINOLISIS
• Perdarahan intrakranial kapanpun
• Stroke iskemik kurang dari 3 bulan dan
lebih dari 3 jam
• Tumor intrakranial
• Adanya kelainan struktur vaskular serebral
• Kecurigaan diseksi aorta
• Perdarahan internal aktif atau gangguan
sistem pembekuan darah
• Cedera kepala tertutup atau cedera
wajah dalam 3 bulan terakhir
KI RELATIF FIBRINOLISIS
• Tekanan darah yang tidak terkontrol
• TDS >180 mmHg dan TDD > 110 mmHg
• Riwayat stroke iskemik > 3 bulan, demensia
• Trauma atau RJP lama (> 10 menit) atau
operasi besar < 3 bulan
• Perdarahan internal dalam 2-4 minggu
• Penusukan pembuluh darah yang sulit
dilakukan penekanan
• Hamil
• Ulkus Peptikum
• Sedang menggunakan antikoagulan
dengan INR tinggi
JENIS PCI
Primary: <12jam sejak onset nyeri. PCI darurat saat STEMI tanpa fibrinolitik dulu
Rescue: setelah fibrinolitik gagal. STEMI
Early invasif: Dalam 24–72 jam setelah diagnosis. NSTEMI / UAP
Elective: Terencana, kapan saja. APS
ABLASIO RETINA
Rhegmatogen: Robekan. Retinal folds. Skotoma (tirai)
Traksional: Fibrosis-> proliferasi -> jar scar narik retina. Defek LP lambat stabil
Eksudatif: Funduskopi tampak shifting fluid phenomenoni. Defek LP cepat
RETINOPATI HIPERTENSI
(AV CROSSING)
• AV nicking
• Sklerosis
• Copper wire/silver wire: Penebalan dan opasifikasi dinding arteriol
• Eksudat retina (cotton wool spot, hard exudate)
• Flame-shaped hemorrhage (bleeding superfisial)
• Dot blot (bleeding profunda)
• Edema macula
GRADE RET. HIPERTENSI
Bd. Funduskopi:
Grade 1 = Konstriksi arteriol retina (KECIL)
Grade 2 = I + AV nicking + copper/silver wiring (SILANG)
Grade 3 = 2 + flame-shaped hemorrhage + cotton-wool spots + hard exudates (DARAH)
Grade 4 = 3 + papilledema / edema retina (EDEMA)
Tx:
Penurunan tekanan darah
• Tanpa edema papil = penurunan tekanan darah secara perlahan
• Dengan edema papil = penurunan tekanan darah secara SEGERA
(emergensi)
• Perdarahan vitreus = Vitrektomi
KRISIS HIPERTENSI
> =180/120
URGENSI - in 24jam
Captopril SL 25mg
EMERGENSI - in 1 jam
1. Nicardipin IV 5mg/jam
TARGET SAMA” TURUN 25% MAP
EMBOLI PARU
Obstruksi pada arteri pulmonal oleh thrombus / tumor / udara / lemak yang berasal dari pembuluh
darah lain (cth: DVT, AF). Di soal bisa karena STRUMA LEHER
EKG: S1Q3T3
+ PaHaWeCeFleKuk
Lab: DDimer
GOLD: CT ANGIOGRAPHY
Mencegah komplikasi struma + risk atrerosklerosis= warfarin
• Antikoagulan → UFH, fondaparinux, LWMH
• Reperfusi
• Trombolitik → streptokinase, alteplase, urokinase
• Embolektomi → Emboli massif, tidak membaik dengan pemberian fibrinolitik / kontraindikasi
medikamentosa
TB Drop out = ?
lost to follow up (LTFU)
Pasien yang pernah mengonsumsi OAT > 1 bulan dan tidak meneruskan
pengobatannya selama 2 bulan atau lebih
Kalau udah pernah konsumsi oat<1bln = KASUS BARU
Red Current Jelly
klebsiela
Sputum Hijau
Pseudomonas
Haemophilus
Hosital acquired pneumonia
Rust colored
S. Pneumoniae
Community acquired
ABSES PARU
• Demam tinggi
• Malaise
• Batuk berdahak sputum bau amis, kecokelatan
~> PF: Redup, Amforik
• Stadium lanjut: adanya bronkopleural fistel; gambaran
air fluid level di parenkim paru
TX:
• Rawat inap jika ukuran abses >4 cm
• Berbaring dengan sisi abses di atas → Drainase lebih baik
• Antibiotik
– Klindamisin 3 x 600 mg IV hingga terjadi perbaikan, kemudian 4 x 300 mg
oral
– B-lactam + B-lactamase IV diikuti dengan amoksisilin klavulanat
– Moxifloxacin 1 x 400 mg
– Durasi pengobatan 3-7 minggu
Ingenio: alt= Cefadroxil (sef1) + Metronidazole
Rambut Jagung
Kwarshiorkor
+ moonface, edem pretibial, organomegali