asfiksia adalah
suatu keadaan yang ditandai dengan terjadinya gangguan pertukaran udara pernapasan, mengakibatkan oksigen darah berkurang (hipoksia) disertai peningkatan karbon dioksida (hiperkapnia) –> organ tubuh kekurangan oksigen (hipoksia hipoksik) –> kematian
etiologi asfiksia
jenis jenis hipoksia
Fase asfiksia
dispnea (penurunan O2, kenaikan CO2 plasma, pernapasan meningkat, nadi cepat, tanda sianosis ( muka dan tangan ) –> konvulsi ( peningkatan CO2 menyebabkan rangsangan SSP –> tonik klonik –> spasme opistotonik) –> apnea (pernapasan melemah, relaksasi sfingter –> pengeluaran cairan sperma, urin, dan tinja) –> akhir (paralisis lengkap pusat pernapasan)
bagaimana hasil pemeriksaan pada hipoksia
PEMERIKSAAN LUAR
- sianosis di bibir, ujung jari, dan kuku
- lebam mayat merah kebiruan gelap, terbentuk lebih cepat
- busa halus pada hidung dan mulut yang muncul pada fase dispnea disertai sekresi selaput lendir saluran napas bagian atas
- pelebaran pembuluh darah konjungtiva bulbi dan palpebra yang terjadi pada fase konvulsi
- tardier’s spot (+)
PEMERIKSAAN DALAM
- tardies spot (petechial hemorrhagic) pada jaringan ikta longgar, permukaan jantung, paru, otak, lapisan visceral pleura, pericardium, peritoneum
- kongesti dan edema
- darah tetep cair karena peningkatan fibrinolisin paska kematian
pembekapan (smothering)
penutupan lubang hidup dan mulut yang menghambat pemasukan udara ke paru - paru
Px fisik: luka lecet pada hidung, bibir, dagu, dan gusi
jenis smothering
apa saja yang termasuk penyumbatan jalan napas
jenis jenis penyumbatan
pemeriksaan luak –> ditemukan benda asing
dengan mekanisme kematiannya : karena asfiksia dan refleks vagal
pencekikan/manual strangulation/throttling
penekanan leher dengan tangan yang menyebabkan dinding saluran nafas bagian atas tertekan dan terjadi penyempitan saluran napas sehingga udara pernapasan tidak dapat lewat
mekanisme kematraan: asfiksia dan refleks vagal
pemeriksaan luar pencekikan
bagaimana membedakan pembekapan dan pencekikan
PEMBEKAPAN
- tanda kekerasan: luka lecet jenis tekan atau geser, jejas bekas jari atau kuku di sekitar wajah, dagu, pinggir rahang hidung, lidah, dan gusi
- luka memar atau lecet pada permukaan dalam bibir akibat bibir terdorong dan menekan gigi gusi lidah
- kondisi lain: pembekapan dengan benda lunak –> tidak ada tanda kekerasan
PENCEKIKAN
- tanda kekerasan : luka lecet (crescent mark) di leher
- luka memar atau lecet : di rongga mulut dapat ditemukan, di bagian tubuh lain akibat melawan
- kondisi lain: lengan atau tungkai kadang ditemukan dalam keadaan terikat
penjeratan (ligature strangulation)
penekanan leher memakai benda asing berupa tali, ikat pinggang, rantai, dan sebagainya
mekanisme kematian : asfiksia dan refleks vagal
jenis penjeratan
pemeriksaan luar pada penjeratan
klasifikasi gantung (hanging)
berdasarkan letak simpul
- typical hanging : titik gantung terletak diatas daerah oksiput dan tekanan pada a. carotis paling besar
- atypical hanging : titik gantung terdapat di samping, sehingga leher dalam posisi sangat miring
berdasarkan posisi korban
- complete : kaki tidak menyentuh lantai
- partial : kaki menyentuh lantai
pemeriksaan luar gantung
mekanisme kematian gantung
membedakan gantung dan penjeratan
GANTUNG
- motif biasanya bunuh diri
- tanda jeratan di leher: miring huruf V tidak kontinu
- letak jeratan antara dagu dan laring
- bekas tali keras, kering, coklat tua
- lecet setentang tali jarang dijumpai
- tanda perlawanan: tidak ada
- fraktur laring dan trakeaL jarang
- fraktur os hyoid: sering
- perdarahan saluran napas: sangat jarang
- air ludah : mengalir dari salah satu sudut
PENJERATAN
- motif: pembunuhan
- tanda jeratan di leher: horizontal dan kontinu
- letak jeratan : dibawah tiroid
- bekas tali: lunak merah
- lecet setentang tali: umumnya ada
- tanda perlawanan: sering ada
- fraktur laring dan trakea: sering
- fraktur hyoid: jarang
- perdarahan saluran napas: ada, bermasalah buih dr mulut dan hidung
- air ludah: tidak ada
membedakan gantung diri antermortem dan postmortem
ANTEMORTEM
- jejas: miring, lingkaran terputus (noncontonous), letak di oksiput
- simpul: tunggal, simpul hidup
- ekimosis: jelas, lebam mayar tampak di atas jejas jerat dan tungkai bawah
- kulit: tempat jejas penjeratan seperti kertas perkamen
- penis: ereksi (+) keluarnya cairan sperma
- air liur : menetes dr sudut mulut
POSTMORTEM
- jejas : lingkaran utuh, sirkuler, letak sejajar
- simpul : >1, simpul mati
- ekimosis : tidal jelas, lebam mayar pada posisi tubuh terakhir korban meninggal
- kulit : tidak seperti parkemen/ tidak kelas
- penis: ereksi (-), tidak keluar sperma
- air liur : tidak menetes